(Anda melihat versi yang dipublikasikan untuk dokumen ini.) (Anda harus mempublikasikan-ulang dokumen ini agar pemirsa dapat melihat versi terbaru. Publikasikan-ulang dokumen.) Sabangsaning: Kebiasaan Pesimis

« Home | Wiro Sableng #80 : Sepasang Manusia Bonsai » | Kepepet Itu Penting » | Berlian » | Bukan Punguk Yang Merindukan Rembulan » | Menulis Buku Best Seller di Sekolah » | Pengamen Jalanan » | Menolong dengan Menumbuhkan Semangat dan Kemampuan... » | The Gift of Love » | Bahagia Menjadi Seorang Guru » | Wanita Kertas »

Kebiasaan Pesimis

Kebiasaan Pesimis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Perhatikanlah percakapan singkat antara ibu dan anaknya berikut ini. Namun sebelumnya saya akan menceritakan secara singkat latar belakang percakapan mereka. Sang ibu ternyata sedang berbelanja bersama anaknya yang berumur 8 tahun. Mereka berdua, setelah berbelanja, menuju ke tempat parkir, dimana mobil mereka diparkir. Dan inilah percakapan mereka:

Anak: Ibu, sisi mobil ini yang penyok. Ibu: Sial, Bob (suaminya) pasti marah besar.

Anak: Ayah menyuruh ibu untuk selalu memarkir mobil barunya jauh dari mobil-mobil yang lain. Ibu: Sial, hal-hal seperti ini selalu saja menimpaku. Aku sangat malas, aku hanya tidak ingin membawa barang belanjaan dari tempat yang jauh. Bodoh sekali aku ini.

Seperti yang Anda lihat dan rasakan, kejadian seperti ini terkadang menimpa seseorang, tapi bukan kejadiannya yang akan kita fokuskan pada artikel kali ini. Tapi pada percakapan sederhana dan yang terus berulang, yang kebanyakan orang lakukan ketika menghadapi sebuah masalah.

Penelitian menyebutkan, anak-ana
... baca selengkapnya di Kebiasaan Pesimis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Google Documents -- Pengolah kata, presentasi dan spreadsheet web. Edit halaman ini (Anda punya izin) Edit halaman ini (jika Anda punya izin) | Laporkan spam